Ads

,

Ads

Perbedaan SNI, DOT, SNELL, ECE22/05 di Helm (Kepanjangan)

Jundi Alfaruqi
14 Mei 2018, 14:03 WIB Last Updated 2021-12-19T09:22:11Z
Kali ini saya mau ngasih sedikit informasi tentang apa itu perbedaan SNI, DOT, SNELL dan ECE yang ada pada helm.

Selain label SNI yang sering kita lihat pada helm ternyata ada juga label lain seperti DOT, SNELL dan ECE. Dan yang pasti kesemua label tersebut memiliki perbedaannya masing-masing.

Namun dari semua perbedaan terdapat 1 persamaan yang pasti dimiliki oleh ketiganya, yaitu adalah sama-sama merupakan lembaga standarisasi uji kualitas yang bertugas untuk mengukur kemampuan helm melindungi kepala.

BACA JUGA: Adu Spesifikasi KYT Galaxy Slide VS NHK R1, Serupa Tapi Tak Sama

Itu artinya jika salah 1 atau ke 3 label tersebut ada pada badan helm, maka helm tersebut dipastikan sudah lulus uji kualitas dan memiliki standar/sertifikat dari lembaga yang bersangkutan.

Dan untuk mendapatkan label dari badan standarisasi tersebut maka helm akan di tes atau di uji di lembaga tersebut.

Semua bahan yang digunakan pada helm akan menjadi penilaian terutama pada bagian gabus helm (styrofoam) karena bagian ini lah yang paling berperan penting dalam mengurangi efek benturan jika terjadi benturan.

BACA JUGA: Aleix Espargaro Bicara Kualitas Helm KYT di MotoGP

Cara pengujian pada umumnya menggunakan metode yang sama yaitu dengan meluncurkan helm pada sebuah rel dengan kecepatan minimal 7 meter/detik menghantam baja atau tembok yang keras. Di bagian busa akan ditempelkan sensor yang berfungsi untuk mengetahui bagian mana yang paling banyak menerima beban.

Selanjutnya kita akan bahas tentang perbedaan ke 4 label standarisasi tersebut. Berikut ini adalah perbedaan dari ke 4 label standarisasi tersebut:


1. DOT
DOT adalah singkatan dari Departmen Of Transportation yang berada di Amerika Serikat yang memiliki kode FMVSS 218.

Helm yang memiliki label DOT adalah helm yang telah lulus uji produk yang dilakukan oleh NHTSA (National Highway Traffic Safety Association). Helm dengan stiker DOT banyak ditemukan di pasaran antara lain adalah seperti KYT DJ Maru, MDS, GM Fighter, RDX Spyker dan helm lain.

Standar DOT memiliki tingkat atau standar yang cukup tinggi yaitu harus mampu menyerap benturan berkekuatan 250G agar bisa lulus.

BACA JUGA : Apa Itu SHARP pada Helm dan Apa Bedanya Dengan Standar Helm Lain?

2. SNELL
Bagi yang belum tahu, THE SNELL MEMORIAL FOUNDATION merupakan lembaga institusi standar independen yang tidak terikat pada regulasi Negara. Lembaga ini diakui memiliki standar lebih tinggi dari DOT dan didukung oleh banyak pabrikan helm kelas dunia. Bahkan SNELL melakukan pengujian lebih ketat dari standar pemerintah amerika. SNELL bahkan memiliki spesifikasi yang sangat spesifik meliputi tipe dan ukuran.

Beberapa merek Helm yang memiliki kualifikasi SNELL antara lain AGV, SHOEI, Arai, Astral-X, Astro-TR, Classic-LE2, Chaser, Classic/c, Condor, Corsair, GP-5X, Omni-J, Quantum-2, Rapide-Ov, X-Eleven, dan XR-1000

Dan pastinya helm dengan standar SNELL memiliki harga yang fantastis di kisaran 2 hingga 5 juta ke atas.

Sejarah menyebutkan bahwa lembaga ini dibentuk akibat insiden yang menimpa salah satu pembalap mobil William Pete Snell yang tewas dalam kecelakaan fatal akibat buruknya kualitas helmnya saat itu.

3. ECE22/05
ECE adalah singkatan dari Economic Commision for Europe merupakan lembaga standarisasi/uji kualitas yang dipegang dan dikembangkan oleh United Nation.

Sama seperti DOT, fokus ECE R22-05 adalah kemampuan busa menyerap efek benturan. Ambang batas yang disyaratkan adalah gaya sebesar 275G. Helm yang memiliki logo ECE R22-05 dapat dipastikan lulus DOT dan Snell.

Lalu bagaimana dengan SNI? dimana letak level helm dengan standar SNI? apakah setera dengan SNELL? DOT? atau ECE?

Untuk SNI atau Standar Nasional Indonesia ini tingkatannya mengikuti acuan standarisasi DOT seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya walaupun faktanya helm standar SNI memiliki kualitas di bawah DOT.

BACA JUGA : Review dan Harga Helm Full Face INK CL1

Untuk harga juga sangat terjangkau yaitu di kisaran 70 ribu hingga 500 ribu ke atas. Helm standar SNI yang banyak ditemukan di pasar Indonesia adalah BMC Innova R, Hiu, Shel Rover, KYT Galaxy Slide dan helm lainnya.

Khusus Indonesia selain memimilih helm yang sudah di standar SNI, ada 5 faktor yang harus diperhatikan sebelum memilih helm yaitu faktor keselematan, faktor material atau bahan, Kaca atau visor pelindung, berat dan yang terakhir adalah merk.