,

Apa itu Mesin Offset Engine dan Offset Piston? Pengertian & Fungsi

Jundi Alfaruqi
5 Okt 2022, 12:34 WIB Last Updated 2022-10-05T05:41:13Z

Mesin Offset Engine adalah mesin yang sumbu silinder dengan sumbu poros engkol tidak segaris. Fungsi offset engine adalah untuk meningkatkan torsi mesin dan mengurangi gaya gesek piston ke dinding silinder saat langkah usaha. 


Offset Piston adalah sumbu silinder dengan sumbu piston tidak segaris. Fungsi offset piston adalah sama seperti offset engine yakni untuk meningkatkan torsi mesin dan mengurangi gaya gesek piston ke dinding silinder saat langkah usaha.


Dengan adanya offset engine dan offset piston mengharuskan pemasangan arah piston ataupun batang arah piston harus tepat.


Kesalahan pemasangan mengakibatkan gesekan ke piston ke dinding silinder menjadi sangat besar. 


Untuk menghindari kesalahan tersebut pada piston diberi tanda pemasangan berupa tanda panah menghadap ke saluran buang, tanda in ke arah katup in. Pada batang piston berpedoman pada tulisan pada sisi batang piston.


Dampak offset engine terhadap reduksi gaya ke samping dan optimalisasi gaya yang memutar poros engkol dapat digambarkan sebagai berikut:



Penjelasan :


Dari gambar di atas dapat disimpulkan bahwa pada sudut engkol yang sama (β = βo ), dan gaya yang mendorong piston yang sama (F = Fo),  gaya kesamping offset engine lebih kecil dibandingkan non offset engine ( F2 > Fo2). Gaya yang memutar poros engkol lebih besar mesin dengan offset engine dibanding dengan non offset engine (F1 < Fo1).


Offset Engine mampu mereduksi gaya ke samping dan optimalisasi gaya yang memutar poros engkol saat langkah usaha, namun mempunyai konsekuensi kebutuhan gaya atau langkah kompresi harus lebih besar, dan gaya gesek saat kompresi juga lebih besar.


Gaya yang mendorong piston saat langkah usaha jauh lebih besar dibanding dengan gaya yang mendorong piston saat langkah kompresi.


Dengan adanya offset engine maka besar gaya ke samping saat langkah usaha dengan saat kompresi hampir sama, sehingga kausan silinder lebih merata.


Dampak offset engine saat langkah kompresi dapat digambarkan sebagai berikut :



Penjelasan :


Dari gambar ilustrasi di atas, dapat disimpulkan bahwa semakin besar offset, semakin kecil gaya yang menekan dinding silinder saat langkah usaha, namun gaya yang menekan dinding silinder saat langkah kompresi semakin besar.


Selain offset engine juga dilakukan offset piston, yaitu menggeser sumbu pena piston beberapa mm, sehingga terdapat offset antara sumbu pena piston dengan sumbu piston.


Dengan adanya offset piston maka kemiringan piston akibat tekanan pembakaran saat langkah usaha, posisi batang piston dan celah antara silinder dengan dinding silinder dapat direduksi, sehingga piston relatif rulus dengan dinding silinder, gesekan ke dinding silinder dapat dikurangi. Besar offset piston dan offset engine adalah 1-2 mm.


Referensi : Buku Mesin Sepeda Motor - Moch. Solikin, M.Kes. & Sutiman, M.T.